This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 20 Maret 2017

Bulog Berjanji Akan Terus Serap Gabah ke Petani

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Bulog saat ini tengah menjalankan program serap gabah sebanyak-banyaknya dari petani. Bulog akan membeli dengan harga yang ditetapkan pemerintah (HPP) Rp3.700/kg.
Saat ini, Bulog telah membeli gabah dari petani sebanyak 14 ribu ton per hari sesuai HPP. Presiden RI Joko Widodo menargetkan hingga Oktober tercapai serapan gabah untuk mencapai 4 juta ton beras nasional.
Untuk mencapai target tersebut, Direktur SDM Perum Bulog Wahyu Suparyono mengatakan pihaknya siap bekerja tanpa jeda harian. Dalam sepekan aktivitas penyerapan gabah dari petani tetap dilakukan.
“Kami buka kantor tujuh kali 24 jam,” kata Wahyu saat melakukan kunjungan kerja bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Desa Wanareja, Kecamatan Wanareja, Cilacap-Jawa Tengah, belum lama ini seperti melansir Republika(14/3).
Dalam kaitan dengan transaksi, Bulog bekerja sama dengan BRI. Bank tersebut, kata dia, juga melayani transaksi jual beli gabah pada akhir pekan sekali pun.
“Teman-teman BRI buka Sabtu-Minggu,” ungkap Wahyu.
Wahyu menegaskan Bulog selaku operator memutus rantai langsung transaksi antara petani dengan tengkulak yang biasa memainkan harga di pasaran. Bulog juga bekerja sama dengan TNI dan PPL.

Program Tanam Cabai Sudah Sesuai Prosedur

Belum lama ini pemerintah Melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menjalankan program tanam cabai menggunakan APBNP 2016 seluas 100 hektare di Mataram, Nusa Tengga Barat (NTB). Terdengar kabar dari masyarakat bahwa program tersebut diduga dikorupsi. Namun, hal tersebut langsung dibantah oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram Mutawalli.
Mutawalli mengatakan, pengembangan program tanam cabai seluas 100 hektare di Kota Mataram telah dilaksanakan sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis. Program ini telah dilaksanakan 15 Kelompok Tani dengan 130 orang petani pada lahan seluas 100 hektare.

“Sistem tanamnya tidak langsung 100 hektare, tapi setiap bulan sesuai dengan kondisi pertanaman petani,” katanya seperti melansirAntaranews (14/3).
Proses penanaman cabai sudah dimulai sejak Mei—Desember 2016. Dia menjelaskan, keberhasilan perkembangan penanaman cabai ini juga pernah ditinjau langsung oleh Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian. Adapun bantuan untuk para petani senilai Rp2,8 miliar juga telah disalurkan dalam bentuk material seperti benih, mulsa pupuk, dan obat-obatan.
Mutawalli menegaskan, seluruh bantuan yang diberikan tidak dalam bentuk tunai. Adapun untuk pengadaannya, sebagian melalui lelang dan penunjukan langsung yang dilaksanakan ULP serta panitia pengadaan barang di sekretariat daerah.
“Hingga saat ini semua petani penerima bantuan merasa sangat senang dengan bantuan ini, apalagi dengan harga sangat baik saat ini, dan tidak ada satu orang petani yang keberatan atas pelaksanaan kegiatan ini,” ucapnya.
Ia menilai ada yang aneh jika keberhasilan pencapaian ini justru dipersoalkan pihak LSM yang tidak pernah sama sekali terlibat dalam kegiatan ini. “Hasil panen cabai ini rata-rata 8 ton per hektare dengan masa panen 2—3 bulan,” tutupnya.

Senin, 06 Maret 2017

Ingin Sukses? Beternak Ayam Mutiara Solusinya!

Ayam mutiara memang tidak sepopuler jenis ayam lainnya. Ayam ini konon berasal dari Afrika. Berbisnis ayam mutiara menjadi salah satu solusi bagi Anda yang ingin berwirausaha, khususnya membuka usaha peternakan. Pasalnya, ayam mutiara memiliki nilai jual yang tinggi.
Di Indonesia ayam mutiara baru mulai dikenal, tetapi sebaliknya di luar negeri sudah lama dipelihara sebagai penghias halaman. Dalam perkembangannya juga terjadi cross breedingantara ayam mutiara asli dan ayam lain. Oleh karena itu, sekarang ayam mutiara memiliki ragam warna yang sangat bervariasi di antaranya terdapat jenis yang dinamakan pearl guinea (warna asli ayam mutiara yang didominasi warna abu-abu gelap dengan bintik putih merata di sekujur tubuh), white guinea, royal purple guinea, violet guinea, brown guinea,lavender guinea, dan lain-lain.

Menjalankan bisnis ternak ayam mutiara bisa mendatangkan omzet cukup besar. Bagi Anda yang telah mengenalnya, ayam mutiara banyak dilirik karena memiliki warna bulu yang sangat indah.
Jika Anda ingin mengetahui sejauh mana potensi dari ayam mutiara, cobalah Anda berkunjung ke pasar unggas dan carilah informasi pada pedagang yang menjual ayam mutiara.
Ayam mutiara mulai banyak dibicarakan khususnya para penggemar unggas. Dengan bulu yang indah, tetapi masih langka di pasaran, layak mengundang rasa penasaran. Sayangnya, sampai sekarang ternyata informasi tentang ayam mutiara masih terbatas.
Yang paling menarik dari ayam ini sebenarnya adalah warna bulunya yang dipenuhi dengan bintik-bintik putih seperti mutiara. Inilah sebabnya dinamakan ayam mutiara. Ciri fisik lain, yaitu terdapat pial di samping kiri dan kanan kepalanya dan ditambah pial di atas kepala yang tampak seperti helm.
Hewan-hewan ini hidup secara bergerombol dan banyak menghuni savana dan semak belukar sebagai habitat asli mereka. Satu gerombolan di alam liar jumlahnya bisa mencapai ribuan. Oleh karena itu, sesungguhnya hewan tersebut tidak suka menyendiri. Sebenarnya ayam ini termasuk dalam golongan burung, ayam ini bisa terbang walaupun lebih suka tinggal di tanah.
Salah satu peternak ayam mutiara yang telah sukses, yakni Juwaidi. Pria asal Lhokseumawe, Nangroe Aceh Darussalam itu mengenal ras ayam mutiara sejak 2003 lalu.
Pemilik Adina Agro Aceh ini, menjalankan usaha peternakan ayam buras petelur dan ayam hutan sumatera itu kebetulan memperoleh sepasang indukan dari salah seorang temannya dari Sumatera Utara. Selanjutnya, pada 2007 ia memulai usaha penangkaran secara semi-intensif. Saat ini ia sudah memiliki sekitar 20 ekor indukan ayam mutiara. Dan jangan ditanya berapa omzet yang telah diraup oleh Juwaidi. Hingga kini usaha yang ia jalankan semakin membuahkan hasil yang maksimal.

Melirik Peluang Usaha Ikan Pari Air Tawar

Ikan pari air tawar dalam beberapa tahun belakangan ini mulai populer di kalangan pencinta ikan hias. Peminatnya di pasaran semakin bertambah dari hari ke hari. Oleh karena itu, peluang usaha ikan hias ini masih sangat terbuka lebar bagi siapa yang ingin mencoba peruntungannya di bisnis perikanan.
Salah satu ikan hias air tawar yang pamornya sedang naik adalah ikan pari. Harga jual ikan air tawar ini sangatlah tinggi dengan peminat yang sangat banyak membuat pembudidaya ikan hias ini dapat meraup omzet hingga puluhan juta dalam satu bulan. Sangat menjanjikan bukan?

Ikan pari air tawar merupakan spesies ikan yang paling banyak ditemui di sepanjang Sungai Amazon dan beberapa negara di Amerika Selatan seperti Peru, Kolumbia, hingga Brasil.
Ikan air tawar memiliki bentuk tubuh yang unik ditambah cara berenangnya yang seperti terbang mengepakkan sayap membuatnya tak kalah dengan ikan hias lainnya.
Ada beberapa jenis ikan pari air tawar, tetapi yang paling populer adalah jenis Leopoldi. Jenis ini adalah ikan pari air tawar yang paling mahal karena motifnya yang unik dengan tutul putih di warna tubuhnya yang hitam.
Di Indonesia jenis ikan pari Motoro adalah yang paling banyak diburu dan dibudidaya karena harganya yang masih terjangkau dibanding jenis ikan yang lain. Sebagai salah satu jenis ikan hias, peluang usaha untuk membudidaya ikan pari air tawar ternyata terbukti cukup mentereng. Daniel Wijaya, pehobi sekaligus pembudidaya ikan hias yang mulai merintis usaha budidaya ikan air tawar sejak 2012 silam.
Dalam pemasaran ikan ini, Daniel aktif menjual ikan pari air tawar melalui internet. Menurutnya, banyak pelanggan datang dari kalangan sesama pencinta ikan hias yang kebanyakan berasal dari Jakarta, Tangerang, dan Bandung.
“Untuk di luar Pulau Jawa belum ada karena saya sendiri belum berani ekspansi ke sana,” kata Daniel.
Sekali bereproduksi, ikan air tawar ini memiliki berukuran 35—40 cm akan menghasilkan dua ekor sampai tiga ekor anak ikan. Proses ini akan terjadi satu hingga tiga bulan sekali.
Dalam membudidayakan ikan ini, Daniel memelihara tiga ekor ikan dalam kolam ukuran 3 × 1,5 meter dan delapan akuarium. Harga jual ikan pari air cukup mahal, yakni berkisar dari Rp500.000 hingga Rp 20 juta per ekor.
Pembudidaya ikan hias lain yang telah sukses berkat bisnis ikan pari air tawar adalah Hendy Sebastian.
Hendy awalnya memang suka merawat ikan hias dan mulai mendirikan usaha budidaya ikan hias sejak 2010 di bawah naungan Aqua Premiere di bilangan Penjaringan, Jakarta Utara.
Dengan lahan 110 m2, Hendy memelihara ikan pari di dalam akuarium dengan ukuran masing-masing 1,5 × 2 meter.
Sekarang ini, penjualan pari air tawar cukup ramai. Bahkan, jenis ikan ini sedang naik daun. Di pasar, harga jual ikan hias ini mencapai Rp350.000 hingga Rp10 juta, tergantung ukuran dan motif, Hendy mengaku mampu meraup omzet Rp20 juta per bulan.

Yuk Lihat Sejarah Ikan Arwana

Pada awalnya, Ikan arwana hanyalah jenis ikan ’biasa’. Di daerah asalnya—Sumatera dan Kalimantan—arwana merupakan jenis ikan konsumsi yang sesekali terikut oleh jaring para nelayan setempat. Oleh karena ukuran ikan ini cukup besar dan dagingnya yang lumayan tebal maka agar awet disimpan, nelayan mengolahnya menjadi ikan asin.
Sebagai ikan asin, nasib arwana tidak begitu menggembirakan. Menurut  sebagian masyarakat, rasa ikan ini tidak begitu enak. Jadilah arwana hanya menempati kasta kedua dalam tangga urutan ikan-ikan asin. Tidak berbeda jauh dalam kategori ikan pajangan. Mulutnya yang sedemikian lebar dan postur badannya yang begitu besar membuat masyarakat tidak begitu tertarik untuk menjadikannya sebagai ikan hias.

Sejarah berubah. Bila pada awalnya arwana termasuk jenis ikan tak terperhatikan, hal ini berbalik ketika sebuah organisasi perlindungan satwa— Internasional Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN)—mengadakan pertemuan di Polandia. Pertemuan itu menghasilkan suatu anjuran agar perdagangan satwa langka dibatasi. Kelanjutan dari gagasan ini adalah dengan ditandatanganinya CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora), yang merupakan sebuah konvensi perdagangan internasional jenis fauna dan flora langka.
Sejak tahun 1969, ikan arwana (Sceleropages formosus) masuk pada Red Data Book Volume IV, dalam kategori Depleted Species (spesies rawan). Oleh karenanya, pada 28 Maret 1979, Indonesia ikut menandatangani CITES.

Tips Jitu Mencangkok Tanaman, Jangan Sampai Salah!

Mencangkok merupakan cara melakukan perkembangbiakan tananaman secara vegetatif, dengan cara mengambil kambium pada batang tanaman dikotil supaya lebih cepat menghasilkan akar-akar yang tumbuh di sekitar potongan pada kulit batangnya
Jika Anda berminat untuk mencangkok tanaman, terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, seperti harus memastikan bahwa tanaman yang akan dicangkok adalah tanaman yang berkambium, bercabang, dan memiliki akar tunggang.

Ada beberapa tanaman yang mudah dicangkok dan sebagian sangat sulit. Beberapa tanaman buah yang sering dicangkok adalah mangga, jambu air, jambu biji, jeruk, dan masih banyak lainnya. Keuntungan mencangkok adalah kita dapat memperbanyak tanaman yang memiliki kualitas sama dengan induknya. Kelemahannya adalah dalam mencangkok tidak bisa mencangkok dalam jumlah banyak dalam satu pohon karena akan merusak tanaman induk. Jadi, kita hanya bisa mencangkok beberapa cabang dari tanaman induk.
Pilih tanaman induk yang berkualitas tinggi, dan sudah pernah berbuah. Pilih juga bagian cabang yang sudah cukup tua, alangkah baiknya cabang itu pernah berbuah, dan cabang itu terlihat sehat. Sebelum melakukannya terdapat beberapa persiapan yang harus Anda siapkan.
Peralatan:
  • Pisau/cutter
  • Gunting
  • Sendok semen (pengaduk tanah)
Bahan:
  • Plastik pembungkus warna hitam
  • Tali rafia
  • Tanah
  • Kompos
Langkah pencangkokan:
  1. Pilih batang pohon yang sehat, sebaiknya batangnya lurus, berukuran kurang lebih sebesar ibu jari orang dewasa, atau berkisar 2,5 cm—4 cm. Jangan terlalu kecil, karena bila kecil berarti cabang masih terlalu muda. Jangan pula terlalu besar karena akan berisiko terhadap susah hidup saat ditanam.
  2. Ukur 5 cm dari pangkal cabang dan beri tanda berupa keratan melingkar di batang pohon yang sudah dipilih, dengan pisau/cutter. Ukur lagi dari tanda yg baru dibuat menuju ke atas sepanjang 15cm, dan beri tanda keratan melingkari batang lagi. Kupas semua kulit sepanjang dari tanda keratan bawah sampai tanda keratan atas (15cm) sehingga kulit terkelupas semua dan hanya terlihat batang kayu bagian dalam.
  3. Agar kulit tidak menyambung kembali selama di cangkok, pastikan kambium terbuang secara bersih, yaitu dengan cara mengerok batang yang telah dikupas kulitnya hingga tidak ada sedikit pun kulit yang menempel serta tidak ada lapisan licin (kambium) yang melapisi batang kayu.
  4. Pilih plastik warna hitam agar sinar matahari tidak bisa masuk dan merusak akar yg masih muda. Pilih plastik yang kuat dan bisa bertahan kurang lebih 2—3 bulan dengan panas terik dan hujan. Potong plastik ukuran kurang lebih 15 cm × 25 cm untuk batang calon dicangkok seukuran 2 cm. Semakin besar batang yang akan dicangkok, semakin besar pula ukuran plastiknya. Pasang plastik tadi pada bagian yang akan dicangkok 5 cm dari keratan bawah.
  5. Ambil satu plastik lagi dengan ukuran yang sama. Lakukan hal sama pada langkah nomor 4, hanya berbeda posisi peletakannya, berada di balik dari batang yang dicangkok berlawanan arah dari plastik pertama sehingga membungkus batang dari dua arah berbeda. Setelah itu, ikat kuat dengan tali rafia 1,5 cm dari ujung plastik.
  6. Balik kedua ujung plastik yang ada di bawah menuju ke atas sehingga plastik terbalik dan ikatan tali rafia tadi berada di dalam bagian bawah. Pastikan juga bahwa di bawah plastik terlihat batang kayu setinggi 4cm sebagai area pengontrol bahwa kulit bagian atas dan kulit bagian bawah tidak menyambung lagi. Setelah beberapa minggu pencangkokan, bila ada tanda akan menyambung, segera dikerok lagi saat melakukan kontrol.
  7. Isi bagian dalam plastik dengan tanah yang subur, bila perlu tambahkan sedikit pupuk kompos. Untuk batang cangkokan sebesar 2 cm diperlukan sekitar 3 genggam tanah subur sebagai isian. Atur posisi plastik dan isi tanah sedemikian rupa agar bentuknya seimbang dan rapi. Perhatikan pula bahwa diperkirakan posisi keratan atas yang dibuang kulitnya berada di tengah-tengah plastik.
  8. Ikat bagian atas cangkokan tepat di ujung akhir isian tanah. Tujuannya, agar cangkokan padat dan tidak kendur karena bila kendur akan mudah goyah dan berisiko pada akar muda yang tumbuh mudah patah karena gangguan angin. Perhatikan saat mengikat bagian atas, usahakan sisa ujung plastik mekar merumbai seperti corong. Tujuannya, untuk menangkap air hujan atau air siraman dan dapat menyerap ke dalam cangkokan. Ikat sekali lebih kuat pada tengah-tengah cangkokan, ikatan di tengah ini adalah untuk memadatkan cangkokan agar cangkokan tidak berputar dan kendur.

Yuk, Lihat Syarat Tumbuh Tanaman Hias dalam Ruangan!

Meletakkan tanaman hias di dalam ruangan saat ini menjadi salah satu tren yang banyak dilakukan oleh masyarakat. Tujuannya, untuk mempercantik tampilan ruangan dalam rumah ataupun kantor. Namun, apakah Anda juga tetap memerhatikan pertumbuhan tanaman hias di dalam ruangan dengan baik.
Meletakkan tanaman dalam ruangan memiliki tantangan tersendiri. Pertama, pemilihan jenis tanaman haruslah tepat dengan kondisi, warna, dan peralatan lain dalam ruangan. Keberadaan tanaman hias dalam ruangan bisa memperindah pada satu sisi, tetapi dapat juga menyebabkan ruangan terkesan tidak tertata atau berantakan.

Di lain sisi, pilihan meletakkan tanaman hias dalam ruang perlu memerhatikan beberapa hal secara lebih terperinci. Bagaimana pun, kelangsungan tanaman yang sudah dikondisikan dalam tempat tertentu sangat membutuhkan sentuhan manusia.  Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda meletakkan tanaman hias di dalam ruangan.
Tanaman hias butuh cahaya
Cahaya bagi tanaman apa pun menjadi persyaratan mutlak untuk proses fotosintesis dan asimilasi tanaman. Tanpa cahaya, tanaman bisa menjadi kekurangan asupan akibat kegagalan dalam memproduksi zat-zat yang dibutuhkan tanaman. Tanaman membutuhkan cahaya untuk memproses zat asam arang (C02), air dan beberapa zat lain menjadi bahan makanan bagi tanaman. Kekurangan cahaya dapat membuat tanaman menjadi kerdil, tidak memiliki daun yang bagus, atau bahkan tidak memiliki bunga sama sekali pada tanaman berbunga. Memang tanaman tidak semuanya membutuhkan cahaya langsung, tetapi pada prinsipnya tanaman tetap membutuhkan cahaya.
Pastikan Anda meletakkan tanaman pada posisi yang tepat agar dapat memperoleh cahaya memadai seperti dekat jendela atau pintu. Sudut dan letak jendela, pintu dan ventilasi sangat memengaruhi kepekatan cahaya yang masuk. Karena itu, perhatikan dengan saksama cara Anda meletakkan tanaman agar dapat memperoleh cahaya dengan baik.
Penyiraman
Tanaman hias yang ditanam di tanah langsung akan lebih mudah memperoleh air. Namun, tanaman yang diletakkan dalam pot sangat bergantung pada pemberian manusia. Air menjadi elemen penting dan dominan dalam struktur tanaman. Selain itu, air juga digunakan untuk memproses bahan asupan atau makanan bagi tanaman. Mengingat kebutuhan air pada setiap jenis tanaman berbeda-beda, pemilik tanaman hias dalam rumah harus secara jeli membedakan jenisnya sehingga dapat memperlakukan tanaman secara tepat dan baik.
Tanaman butuh udara
Udara menjadi elemen penting bagi setiap mahluk hidup. Bagi tanaman, oksigen akan digunakan untuk bernapas dan membakar cadangan makanan. Permbakaran tersebut berguna untuk proses pertumbuhan tanaman. Proses pengolahan makanan melalui fotosintesis juga membutuhkan CO2 sebagai bahan bakar. Pastikan tanaman berada dalam posisi di mana udara bersirkulasi dengan baik.
Suhu udara
Jika udara terlalu panas atau dingin dirasakan oleh manusia, tanaman juga bisa merasakannya. Suhu yang terlalu tinggi atau rendah dapat menyebabkan persoalan bagi tanaman. Umumnya tanaman dalam ruangan membutuhkan suhu 20—26˚C. Pada musim kemarau saat suhu sangat tinggi di siang hari, pemilik tanaman ada baiknya melakukan sesuatu agar suhu menjadi lebih diterima oleh tanaman. Langkah-langkah seperti membuka saluran udara akan membantu menstabilkan suhu udara.
Kelembapan udara
Tingkat kelembapan adalah kemampuan udara untuk mengikat air. Udara yang lembap memiliki kadar air yang cukup tinggi. Sebaliknya, udara kering memiliki hanya sedikit kandungan air. Tanaman pada umumnya sangat cocok dengan udara dengan kandungan air yang cukup. Tingkat kelembapan air memengaruhi kemampuan tanaman untuk menguapkan air dari daun. Kelembapan yang tinggi dapat membantu tanaman mencegah penguapan secara cepat dari daun. Kelembapan yang stabil menyebabkan tanaman dapat mengontrol kandungan air dalam batang dan organ tanaman lainnya.